Enter your keyword

Kamis, 20 Juni 2019

Merayakan Kesendirian

Memasuki usia-usia krisis diatas 25 tahun, ada banyak orang khususnya perempuan mulai panik dengan usianya, berbagai pertanyaan seperti kapan lulus kuliah, kapan menikah, kapan punya anak, kapan mengenali calon menantu dan sebagainya. Sepertinya pertanyaan itu adalah hal yang lumrah dipertanyakan baik dari kalangan menengah ke bawah maupun anak-anak milenial saat ini. Rasanya, tanpa pertanyaan ini, seolah-olah orang yang ditanya lupa akan hal itu. Sebagian orang memilih panik dan sebagian lagi memilih berbahagia dengan berbagai nikmat-Nya meskipun belum menemukan partner impian untuk perjalanan panjang kedepan.
Tips Merayakan Kesendirian
traveling adalah salah satu cara merayakan kesendirian
Memang usia diatas 25 tahun adalah waktu produktif untuk menikah, tetapi hidup ini tidak meluluh menikah, karena banyak hal juga bisa dilakukan di usia 25 tahun. Saya bukan tipe orang yangg nyinyir dengan status orang lain, bukan yang menolak nikah muda dan tentu tidak sinis dengan mereka yang lama menikahnya. Hidup ini pilihan bagi setiap orang dan hidup yang bahagia adalah hidup yang tidak terlalu mengurusi hidup orang lain. Merayakan kesendirian dengan membaca buku lebih banyak, mengikuti seminar-seminar parenting dan keilmuwan, menjalan silaturrahmi dengan berbagai teman yang mungkin selama ini jarang kita sapa dan tentu traveling adalah hal yang wajib dilakukan agar otak tetap fresh, produktif dan tentu bahagia.

Jangan terlalu panik apa yang dikatakan oleh orang lain, rayakan kesendirianmu dengan berbagai kegiatan positif. Yakinlah, ketika kau telah siap, Insya Allaah, akan ada saatnya merayakan kebersamaan bersama dengannya. Jadi, sembari menunggu tetaplah berbahagia yaa.  (NM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar