Enter your keyword

Selasa, 04 September 2018

Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh

Aceh merupakan satu Provinsi istimewa, bukan hanya karena Pantainya tetapi juga Provinsi yang melahirkan banyak Pahlawan diantaranya Teuku Umar, Cut Nyak Dhien, Teuku Cik Di Tiro, Panglima Polem, Cut Nyak Meutia, Teungku Fakinah dan lainnya. Karena jasa Pahlawan, Aceh menjadi salah satu Provinsi yang sulit ditaklukkan oleh penjajah Belanda. Nah, Teuku Umar salah satu pahlawan Aceh yang perjuangannya selama 26 tahun (1873-1899) tidak hanya diakui oleh Pemerintah Indonesia tetapi juga Belanda atas perjuangannya.

Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Salah satu Ikon Meulaboh di Pasie Aceh Meulaboh.
Photo : Antara/Syifa Yulinnas
Jika kamu berkunjung ke Aceh,jangan lupa menyinggahi kota kecil Meulaboh yang berada di Barat Selatan Aceh, tempatnya Teuku Umar di lahirkan pada tahun 1854. Pada usia 19 tahun beliau sudah memanggul senjata dan bertempur melawan Belanda pada agresi Belanda pertama tahun 1873. Beliau merupakan satu-satunya pahlawan yang mendapatkan gelar Johan Pahlawan dari Belanda, karena Belanda mengira bahwa Teuku Umar benar-benar takluk kepada mereka sehingga Teuku Umar diangkat menjadi panglima Belanda pada saat itu. Setelah mendapatkan kekuatan pasukan modern, senjata 880 pucuk, amunisi 25.000 butir peluru serta kepercayaan dari Belanda, Teuku Umar malah menyerbu kembali Belanda. Sesuatu yang tidak terpikirkan oleh Belanda betapa cerdiknya Teuku Umar.
Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Gerbang Makam Teuku Umar. (www.kanvasaulia.blogspot.com)
Menurut informasi yang tertera di poster tentang Teuku Umar yang disusun oleh HT Ahmad Dadek,SH, Teuku Umar setelah tertembak pada bulan ramadhan tanggal 11 Februari 1899 di Pasie Ujong Kalak Meulaboh, jenazahnya dilarikan ke Pocut Lueng Suak Raya tepatnya di Dusun Kubah Pahlawan, lalu ke Rantau Panyang Pucok Reudeup dimana sempat dikuburkan selama 6 bulan bersebelahan dengan ibundanya, namun karena takut dibongkar Belanda, jenazahnya dilarikan lagi ke Gunong Cot Manyang selama 8 bulan dan akhirnya dimakamkan di Mugo Rayeuk. Setidaknya ada 6 petilasan makam Teuku Umar yang merepotkan penjajah Belanda.

Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Tugu Penanda Makam Teuku Umar
Makam Teuku Umar yang terakhir terletak di Gampong Mugo Rayeuk Kecamatan Panton Reuh Kabupaten Aceh Barat. Selama 18 tahun rakyat Aceh melindungi dan menjaga kerahasian makam ini untuk memberikan ketidakpastian tentang syahidnya panglima Aceh sehingga Belanda tetap berpatroli dan kesiagaan terus menerus, selain itu untuk menjaga stamina pejuang lainnya agar tetap semangat berjuang. Makam Teuku Umar layak dikunjungi karena begitu banyak pelajaran yang didapat, letaknya hanya memakan waktu 1 jam perjalanan dari Pusat Kota Meulaboh. Untuk mengaksesnya menggunakan sepeda motor atau bus, karena transportasi umum masih sulit menjangkau tempat ini. Rerimbunan pohon-pohon di area makam yang dimulai dari gerbang depan sepanjang 1 KM, seolah-olah turut mendoakan Teuku Umar dengan tenang.
Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Makam Teuku Umar dan Bapak Penjaga Makam
Makam Teuku Umar sangat sederhana, hanya berukuran 2 x 3m, ditembojk si setiap sisinya dengan batu koral yang bertebaran menutupi bagian tengahnya. Pendopo makam yang berlantai pualam dan berciri bangunan tradisonal Aceh ini, juga dijadikan tempat berdzikir oleh pengunjung tetapi tidak diperkenankan mengambil gambar secara dekat menghadap nisan Teuku Umar. Hal ini dilakukan untuk menghormati Teuku Umar sebagai Pahlawan Bangsa.
Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Ukiran Batu Informasi tentang Teuku Umar
Kuburan Teuku Umar dilengkapi beberapa fasilitas diantaranya seperti balai yang berisi poster informasi tentang sejarah perjuangan Teuku Umar, mushola, toilet dan tembok berisi informasi tentang Teuku Umar. Selain itu, beberapa warga lokal juga berjualan di sepanjang jalan menuju makam untuk memudahkan para wisatawan membeli konsumsi dan lainnya.
Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Poster Informasi Tentang Teuku Umar
Bagi saya makam Teuku Umar bukan hanya sekedar makam, tetapi disini begitu banyak pembelajaran yang didapat untuk generasi bangsa. Melalui poster informasi yang tersedia dan penjaga makam, Pemerintah Aceh Barat seharusnya menjadikan ini tempat promosi sejarah dan tempat yang wajib dikunjungi oleh seluruh anak-anak sekolah maupun mahasiswa Aceh khususnya. Harapannya, agar jiwa patriotisme dan kecintaan terhadap bangsa dan negara mengakar sejak dini, bahwa bangsa ini memiliki putra-putri terbaik sekelas Teuku Umar.
Wisata Sejarah Teuku Umar Di Aceh
Generasi Teuku Umar
Jasad Teuku Umar memang telah terkubur ratusan tahun silam, tetapi semangatnya mengaliri anak-cucunya dalam berjuang. Semoga kita termasuk orang-orang yang menghargai perjuangan dan tak pernah melupakan sejarah seperti pesan Soekarno, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah. Merdeka!!(NM)

2 komentar: