Enter your keyword

Kamis, 28 Juni 2018

Dermaga

Dermaga 
"Mungkin karena kita merasa mandiri, merasa serba bisa dan nyaman dengan usaha kita sendiri sehingga tak terpikirkan ada orang lain yang bersedia berjalan bersama kita. Tapi sebenarnya kita butuh dermaga untuk berlabuh. Setangguh apapun, sekuat apapun.. sekarang ukhti masih terombang ambing dan belum menemukan dermaga yang tepat itu" ia memberikanku petuah mendadak dan tak biasa

Ku tatap wajah nya penuh harap, "Saya takut Ustadzah, bertahun-tahun saya belajar dan baru 2 tahun ini ketakutan itu sedikit demi sedikit membaik. Saya belum siap, Ustadzah" jawabku berharap ia mengerti apa yang sedang berkecamuk di hati "Iya, enggak apa-apa. Ukhti fokus dg apa-apa yg ukhti perjuangkan aja dulu. Ukh, berjalan beriringan itu enak, jadi saling mengokohkan. Ketahuilah bahwa kita berkehendak tetapi Allah Maha Berkehendak. Jangan jadikan ketakutan membuat kita menafikan perintah yang dianjurkan Allah dan syariat yang dijalankan oleh Rasul-Nya. Bismillah, Insya Allah mudah" tambahnya lagi .

"Iya Ustadzah, mohon do'anya Ustadzah. Jika tiba waktunya, nanti saya kabari Ustadzah. Jazakillahu khair sudah ingatkan saya Ustadzah" pamitku kepadanya

Semoga dermaga itu tampak pada waktu yang tepat dan saat hati benar-benar kuat. Rabbii la tazarnii fardan, wa anta khairul waaritsiin.  Aamiin ya Rabbal 'aalamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar