Enter your keyword

Minggu, 04 Maret 2018

Orang Sibuk Pun Bisa Hafal Al Qur'an

Berbicara sibuk, siapa sih yang enggak sibuk? semua merasa bahwa dialah yang paling sibuk. Padahal kesibukan yang berkah adalah kesibukan yang melibatkan Allah dalam segala aktivitas, misalnya dengan menghafal Al-quran dimanapun dan kapanpun. Seharusnya kita tidak hanya fokus pada manajemen waktu tetapi juga keberkahan waktu. Kadang kita hanya mengada-adakan alasan bahwa kita sibuk makanya susah menghafal Al-qur'an. Seolah-olah yang menjadi penghafal al-qur'an itu pengangguran, padahal bisa jadi malah ia lebih banyak kesibukannya namun masih sempat menghafal Al qur'an.  Ah, malu, kelak dihadapan Allah kita mau jawab apa?

Menghafal Alquran adalah tugas besar yang memerlukan orang-orang yang berjiwa besar. Hafalan itu adalah pemberian Allah yang tidak semua orang mendapatkannya, sabar dalam proses membersamainya adalah keharusan dan bahkan itu salah satu nikmat bisa berlama-lama dengan Al qur'an. Selagi muda kenapa tidak menghafal al qur'an? Memang anak-anak cepat dalam menghafal. Tapi rentang usia muda sekitar 20-25 tahun kemampuan menghafal dan memahami ayat Al qur'an juga cukup tinggi. Jadi bukan alasan utuk tidak menghafal al quran. Diatas usia 25 tahun tingkat memahami Alquran tinggi walau agak lemah dalam menghafal. Tetapi bilik otak kita bisa menyimpan semuanya lebih lama loh.

Saya jadi teringat tagline Hafizh On The Street (HOTSER) Ma'had Askar Kauny "Menghafal Al-qur'an semudah tersenyum" yang saya ikuti beberapa kali pertemuan dan juga group whatsaap nya meskipun belum konsisten. Tagline tersebut benar-benar menyihir saya bahwa menghafal al-quran itu mudah. Ya, semudah tersenyum. Al-quran itu allah yang mudahkan sesuai Quran Surah ayat : 2 " Kami tidak menurunkan Al qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah". Lalu masih ingin mendebat ayat-Nya bahwa menghafal Al qur'an sulit?

Menghafal Al qur'an semudah tersenyum
Dr Abdul Muhsin (Imam dan Khatib Masjid Nabawi) dan Dr Raghib As-Sirjani (Dokter Spesialis Bedah yang hafal 30 Juz), dalam bukunya berjudul Orang Sibuk pun Bisa menghafal Al qur'an menjelaskan beberapa kaidah utama menghafal Al qur'an yaitu :Ikhlaskan amalan karena Allah semata dan perbanyak niat baik

  1. Bertekadlah dengan kuat dan segeralah mulai hari ini
  2. Ketahuilah amalan yang diniatkan
  3. Amalkan ilmu yang dihafal
  4. Tinggalkan segala dosa dan mohon ampunan kepada Allah 
  5. Berdoalah dengan tulus kepada Allah agar diberi niat yang tulus, hafalan yang benar dan amal salih
  6. Gunakan tafsir al qur'an untuk memudahkan al qur'an
  7. Belajarlah ilmu tajwid dengan benar dan cepat
  8. Usahakan khatam dalam sebulan atau kurang
  9. Bacalah hafalan dalam sholat khususnya sholat malam

Selain kaidah utama, ada kaidah pendukung menghafal Al qur'an yaitu buatlah perencanaan yang jelas misalnya waktu yang diperlukan untuk menghafal al qur'an selama 5 tahun, bawa selalu mushaf kecil kemanapun, usahakan menyimak bacaan imam dalam sholat, mulailah dari juz-juz yang mudah, gunakan satu mushaf, jangan menambah hafalan sebelum mantap, jadikan satu surah sebagai satu kesatuan sebelum beralih ke ayat lain , perhatikan ayat yang memiliki kemiripan, ikutlah dalam perlombaan hafalan al qur'an dan bergabunglah bersama kelompok penghafal Al qur'an. Mudah bukan?

Nah, sekarang wadah mempelajari Al quran itu banyak dari rumah Tahfidz, komunitas hingga group-group sosial media seperti whatsapp. Mau rutinkan tilawah one day one half atau one day one juz bisa gabung di One Day One Juz. Kalau mau ikutan one day one ayat bisa melalui group HOTSER @askarkauny. Gampang!. Insya Allah, Allah akan mudahkan jika kita mau. Karena sesungguhnya Alquran diturunkan untuk memudahkan. Jadi, masalahnya kita mau tidak? Kalau mau, kapan mulai gerak? Kalau enggak, emang nggak malu jumpa sama Allah kelak? 
HOTSER Medan
Hafalan yang kita akan meningkatkan derajat kita baik di dunia maupun di akhirat. Bahkan Allah menyebuti penghafal Al qur'an sebagai kelurganya Allah. Orang yang hatinya diterangi Al qur'an lebih mampu membedakan kebenaran dengan kebatilan. Masya Allah. Sahabatku, kita tidak pernah tahu amalan apa yang menjadi penolong kita di akhirat kelak dan kita tidak tahu saudara yang mana yang akan menolong kita. Salah satu hal yang pasti akan ditanya adalah masa muda kita digunakan untuk apa? Ada yang menjawab dihabiskan untuk menghafal Al qur'an, menuntut ilmu, berleha-leha dengan waktu dan sebagainya. Semoga kita termasuk orang yang memprioritaskan waktu untuk Al qur'an. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin. (NM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar