Enter your keyword

Kamis, 15 Februari 2018

Syukuri Jalanmu

Nasriati Muthalib Fasilitatior Anak Jalanan Medan

"Apa yang paling dibutuhkan oleh kawan-kawan jalanan Nas?" Tanya banyak orang kepadaku setiap kali ingin melakukan kegiatan dengan kawan jalanan.

Sekedar hadir di jalan lalu kalian tersenyum dan mendengarkan kisah mereka saja sudah membuat kawan-kawan di jalanan bahagia. Senyum mendekatkan dan mengakrabkan. Karena sering kali yang didapatkan di jalanan itu adalah tatapan sinis, aneh dan lagi-lagi label negatif yang tak seharusnya disamaratakan kepada kawan jalanan.

Kita sering terpaksa mendengar suara kawan jalanan di simpang jalan karena lampu merah, atau saat kira makan di cafe-cafe. Selebihnya? Entahlah. Apakah ada yang pernah mendekati kawan jalanan lalu memintanya bernyanyi dan mendengarkan kisahnya? Pasti ada! Salah satunya untuk tujuan skripis atau tugas PKL yang mengharuskan ada klien hehehhee. Benar nggak? :)

Berbagi itu bukan hanya sekedar seberapa banyak materinya, tetapi lebih dari itu. Materi itu hanya luarannya saja. Tetapi saat hati kita mampu memaknai bahwa saat kita berbagi dan ternyata kita menerima banyak pembelajaran, sesungguhnya itulah maknanya berbagi.

Jika selama proses membagi kita masih menghitung-hitung apa yang kita dapatkan, barangkali cek kembali niatnya seperti apa. Padahal seringkali ketika kita tidak memperhitungkannya, itulah tandanya Nikmat-Nya tak terhitung.

Esok lusa jika hatimu tak tentram karena rasa tak berarti, segeralah keluar dari kamar. Duduklah diantara peminta-peminta, perhatikanlah orang yang tak waras, dengarkan kawan jalanan yg sedang bernyanyi, perhatikan semua jalananmu. Kau pasti menemukan apa yang telah kau hilangkan ; barangkali rasa syukur itu.(NM).

2 komentar:

  1. sama seperti kadang aku lupa untuk bersyukur dengan apa yang sudah didapat, tapi pas lihat seseorang yang mungkin kondisinya dibawahku langsung membuatku tersadar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. keren Mas kalau langsung sadar, kadang banyak yang tak menyadari dirinya Mas :)

      Hapus