Enter your keyword

Kamis, 14 Desember 2017

Menjadi Perempuan Berpengalaman

"Kau ialah betina, kalau kau cuma tahu soal makan, tidur, bersolek dan kawin. Banyaklah belajar, berpikirlah besar, rancanglah masa depan dan pandai-pandailah menempatkan diri, maka kau boleh disebut wanita. Tapi, untuk menjadi perempuan, kau juga harus memiliki kesadaran, ketulusan dan bisa menjadi tempat untuk berpulang, serta kuat tuk dijadikan pijakan.”  ― Lenang Manggala, Perempuan Dalam Hujan: Sealbum Puisigrafi.

Menjadi Perempuan Berpengalaman
Perempuan yang menempah diri melalui semest
Qoute Mas Manggala ini menjadi inspirasi tersendiri bagi saya sebagai perempuan yang mempunyai mimpi menjadi perempuan berpengalaman. Menjadi perempuan dengan banyak pengalaman pastilah menyenangkan karena ada bekal untuk perjalanan selanjutnya. Jadi. mumpung masih muda jadi saya mondar-mandir mencari apa-apa saja yang bisa saya amati, pelajari dan aplikasikan dalam hidup saya. Eyaaak.. jangan serius-serius kali bacanya :)

Sehingga beberapa orang bertanya kepada saya apa motivasi saya sibuk sana-sini? Dan terlihat semua diikuti, apa enggak lelah? (Itu kelihatan sibuk di sosial media saja, nyatanya main-main aja kegiatan saya hehehe)

Jawabannya sesederhana yang saya katakan diawal bahwa saya hanya ingin mengumpulkan banyak pengalaman ketika muda agar kelak ketika menjadi orang tua, saya mempunyai banyak pandangan hidup sehingga menjadi referensi bagi anak-anak saya kelak. Saya punya cita-cita bahwa kelak saya adalah idola anak-anak saya sehingga ia tidak perlu kebingungan mencari siapa idolanya. Jika orang tuanya menjadi sumber inspirasi baginya, tentulah sangat mudah mengarahkan impian-impian yang lebih besar dari sekedar impian keduniaan.

Selain itu, ketika menua nanti saya ingin menjadi orang yang semakin bijak menyikapi hidup ini dengan emosional dan spritual terbaik tentunya. Semakin tua, semakin bijak. Bukan sebaliknya. Bijak dalam hidup ini adalah keharusan mutlak dan sayangnya tidak semua mempunyai kebijaksanaan yang baik. Saya ingin menjadi salah satu perempuan bijak tersebut.

Mungkin ini kelihatan terlalu jauh, tapi begitulah salah satu impian saya. Saya gila mencoba banyak hal (walau deg-degan) hanya untuk mendapatkan pengalaman. Entah pengalaman dianggap gelandangan di jalanan, entah pengalaman belajar Al-quran dan entah pengalaman lainnya.

Menjadi Perempuan Berpengalaman
Pengalaman untuk anak-anak masa depan

Berbicara lelah pastilah lelah. Tetapi seringkali energi cinta itu menghilangkan lelah itu sendiri. Ketika menikmati apapun yang terjadi, saya sering lupa bahwa kesehatan saya kadang-kadang menurun. Semua menjadi mudah dan ringan.

Ohiya, saya sering katakan ke teman-teman bahwa kita tidak hanya cukup dengan fisik yang sehat tetapi juga dengan emosional dan spritual yang harus lebih baik. Karena semakin kedepan hidup semakin menantang dan hati tak boleh semakin keras. Dalam hal ini, saya sedang belajar mengasah kedua kecerdasan tersebut. Walau masih sering 'panas-dingin' hahaha.

Terlepas dari itu semua, pastilah karena Allah. Allah memberikan kita kemampuan dan ilmu, tentu untuk dibagi kepada semua ciptaan-Nya. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi semesta. Saat kita memberi disaat yang sama semesta pula yang akan membagikan pengalamannya kepada kita.

Jadi, ayok kita gerak. Ayo kita cari pengalaman banyak-banyak ! (NM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar