Langsung ke konten utama

Catatan Perjuangan Muslim Selatan Thailand

Kali ini saya ingin menulis tentang perjalanan Jaulah Amal ke Selatan Thailand bersama tim road to jannah pada bulan Maret 2017 lalu. Road to jannah adalah sebuah komunitas anak muda yang sukarelawan melakukan kebaikan yang mempunyai tagline giving and traveling. Didirikan di Malaysia dengan anggotanya dari berbagai negara misalnya Indonesia, Malaysia, Thailand dan Kamboja. Aku belum kenal terlalu dekat dengan road to jannah dan juga Thailand Selatan. Tetapi cukup nekat untuk bergabung bersama mereka. Hehehe.. 

Oh iya, saya  hanya tahu Selatan Thailand adalah kawasan dengan penduduk muslim yang cukup kuat disana. Dan Pattani adalah salah satu wilayah yang membuat aku tergerak untuk mengepak ransel mencari pengalaman hidup disana. Pasalnya, saya pernah melihat sebuah video di sosial media tentang akhwat-akhwat Pattani yang memakai cadar semuanya. Masya Allah, itu keren sekali.. Didukung oleh rasa penasaran yang cukup tinggi, akhirnya saya bisa jalan-jalan sambil beramal disini. Alhamdulillah..


Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Tim Road To Jannah dalam aksi jaulah amal di Thailand Selatan

Perjalanan dimulai dengan memasuki imigrasi Thailand yang ada di Betong. Kirain disini tidak ada pungli.. eh rupanya diminta 20 Ringgit Malaysia per orang. Dan kebetulan sepertinya aku sedang beruntung, jadilah membayarnya hanya 10 RM karena ku katakan bahwa aku dengan kelompok. Jadi, dapat diskon harga hehehe..

Pasca urusan administrasi di imigrasi selesai, perjalanan selama 4 jam dari betong ke yala cukup membuat hatiku de-deggan. Awalnya, aku kira jalannya mulus dan tak akan ada pos-pos polisi dengan karung-karung pasir di sepanjang jalan seperti yang ku baca di internet. Ternyata eh ternyata.. kenyataannya memang begitu. Setiap melewati pos polisi, maka kami harus membuka jendela mobil dan beberapa pos harus diperiksa satu persatu terlebih dahulu. "Oh begini rasanya perjalanan ke Thailand Selatan ini. Apa lagi yang terjadi kedepannya ya? Semoga baik-baik saja. Aamiin "harapku di dalam hati.

Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Museum/Rumah Haji Sulong, Pejuang Selatan Thailand


Menurut Wikipedia, Thailand Selatan atau Selatan Thailand merupakan sejumlah kawasan Thailand yang berbatasan dengan semenanjung malaysia. Tempat ini terdiri dari 14 wilayah dan penduduknya mayoritas islam serta memiliki garis keturunan melayu. Seharusnya bahasa melayu menjadi bahasa sehari-hari masyarakat disini. Tetapi akibat kebijakan kerajaan thailand bahasa melayu harus dihapuskan dalam kehidupan sehari-hari dan diganti dengan bahasa thailand. Kebanyakan orang hanya tahu thailand kebanyakan penduduknya adalah beragama budha, namun ternyata di Thailand bagian selatan banyak penduduk yang mayoritas islam hanya saja kerajaan siam memaksa penduduk disana tunduk atas rezim kerajaan siam.

Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Pihak Keluarga Haji Sulong sedang menjelaskan perjuangan haji sulong di Pattani, Thailand Selatan

Operasi militer besar-besaran pernah dilakukan pada tahun 1940 ketika thailand dikuasai oleh partai nasionalis dipimpin oleh Pibul Sogkhram. Kala itu, mereka memaksa orang melayu menanggalkan identitas mereka sebagai orang melayu bahkan bahaya melayu juga dilarang digunakan. Padahal kerajaan pattani darussalam sudah terlebih dahulu berada disana pada abad ke 18.

Salah satu ulama dan pejuang yang memperjuangkan Selatan Thailand adalah Haji Sulung Bin Abd Kadir. Haji sulung menuntut 7 kebijakan kerajaan siam diantaranya adalah harus ada sekolah taman kanak-kanak islam, bahasa melayu menjadi bahasa resmi, memutuskan kebijakan melalui mahkamah syariah berdasarkan hukum islam dan mengakui rakyat 4 empat wilayah thailand selatan merupakan bangsa melayu. Tuntutan Haji Sulung ini tidak dipenuhi, Haji Sulung malah ditangkap setelah mengajukan tuntutan itu.

Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Salah satu buku tentang perjuangan muslim Patani Darussalam

Berdasarkan tulisan Herry Nurdi dalam buku perjuangan muslim patani (sejarah panjang penindasan dan cita-cita perdamaian di Patani Selatan), pada tanggal 16 Januari 1948 atas perintah Kaluwong atau Gubernur pattani  yang bernama Phya Ratna Pakdi, Haji sulung ditangkap atas dakwaan pemberontakan terhadap kerajaan siam. Dua hari berselang, empat orang yang turut serta dalam pertemuan juga ditangkap. Mereka adalah Wan Uthman Ahmad, Haji Wan Husain Wan Din, Ahmad Haji Sulung (anak haji sulung) dan Che Ishakk Abbas. Haji Sulung dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dua bulan, selama di penjara haji sulung menulis risalah cahaya keselamatan yang menginspirasi rakyat selatan thailand untuk berjuang.

Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Masjid jamek Pattani di Pattani sebagai pusat pergerakan muslim pattani

Pasca penahanan Haji Sulung, protes dan pemberontakan terjadi dimana-mana termasuk mendapat tekanan internasional dari Liga Arab dan Persatuan Bangsa-Bangsa. Haji Sulung akhirnya dibebaskan pada tahun 1952. Setelah bebas, Haji Sulung kembali ke patani dan menjadi pengajar atau dai. Kajian-kajian Haji Sulung selalu dipadati masyarakat. Hal ini menjadi kegundahan tersendiri bagi kerajaan siam. Berdasarkan sumber inti penjaga Museum Haji Sulung, Haji Sulung dan anaknya Ahmad Bin Haji Sulung pergi dan tak pernah kembali lagi semenjak tanggal 13 Agustus 1954 setelah menemui panggilan Letkol Bundert Lertpricha di songkla. Beberapa informasi menyebutkan Haji Sulung dan rekan-rekannya telah ditangkap kembali tanpa Undang-Undang lalu dibuang ke laut Sogkla. 
Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Mesjid Krisek salah satu sejarah kekejaman kerajaan terhadap muslim Thailand Selatan di Pattani



Untuk menarik kembali perhatian masyarakat pasca pembunuhan Haji Sulung, kerajaan siam membangun Masjid Jame' Pattani yang berada di pusat kota pattani. Menurut info, saya lupa tahun berapa. Meskipun telah dibangun masjid jame' pattani, masyarakat tetap melakukan pemberontakan kepada kerajaan siam. Saat ini, Masjid Jame' Pattani merupakan sentral agama islam disana serta menjadi ikon kota Pattani. Jika ingin menelusuri sejarah islam di selatan thailand, masjid ini wajib dikunjungi dan diteliti.

Perjuangan masyarakat pattani selatan tak pernah berhenti, pada tahun 2004 terjadi penyerbuan di mesjid Kresik yang tidak jauh dari Masjid Jame' Pattani. Masjid Kresik - Krue Se berasal dari pasir kasar ini dibangun pada masa kesultanan Pattani tahun 1983 ini menjadi saksi kebiadaban Kerjaan Siam dalam memperlakukan ummat islam di Pattani. Penyerbuan dilakukan saat sholat yang mengakibatkan 32 orang meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.. Penyerbuan inilah yang menjadi pusat perhatian dunia dan mesjid ini tidak dibangun kembali, masih terlihat seperti digambar. 



Sejarah musik krisek yang ada di Pattani, Thailand Selatan
Saat ini (tahun 2017) , keadaan thailand selatan memang terlihat adem dan banyak yang tidak tahu kondisi nyata disana bagaimana. Padahal kesedihan masih bersemanyam di hati masyarakatnya, pos-pos polisi masih berdiri angkuh di pinggir-pinggir jalan- suasana yang cukup tidak nyaman, anak-anak yang kehilangan orang tuanya, anak-anak yang cacat akibat bom konflik,  bahasa melayu yang mulai kehilangan keturunan melayu yang menggunakannya serta wilayah-wilayah selatan thailand yang diganti nama dengan bahasa siam misalnya Patani menjadi Pattani, Menara menjadi Narathiwat, Jala menjadi Yala, Soggora menjadi Songkla, pendidikan islam yang ditiadakan serta kurangnya media yang tidak mempublikasikan konflik disana. Sungguh ini merupakan kejahatan yang sistematis dan jangka panjang. Bagaimana bisa berjuang jika bahasa dan pendidikan ditekan oleh kebijakan pusat yang tak berpihak pada masyarakat selatan thailand?




Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Wajah-wajah anak korban konflik Thailand Selatan di Yala

Harapan-harapan baik terlantun dari anak-anak kecil dan masyarakat selatan thailand ketika kami berada disini. Ketika kami mengatakan berasal dari Malaysia, Kamboja dan Indonesia mereka tak bisa menutupi rasa harunya. " Masya Allah.. Alhamdulillah..ada juga saudara kami yang datang kesini" begitulah yang terlontarkan lewat lisan masyarakat korban konflik ini. Sejujurnya saya amat malu atas ketidaktahuan saya terhadap saudara di selatan thailand ini.


Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
M, Idi (25th) salah satu korban konflik thailand selatan

Selanjutnya juga ditulis dalam buku perjuangan muslim patani karangan Herry Nurdi, Ketua Majelis Agama Islam Yala mewakili seluruh kaum muslim di Patani Darussalam berharap umat islam di Malaysia dan Indonesia sudi memberikan perhatian dan bantuan terhadap permasalahan umat islam di patani darussalam.

"Karena sesungguhnya bagi umat islam disini, Indonesia itu adalah bapak dan Malaysia itu sebagai abang. Kita disini tidak ada tempat untuk meminta pertolongan dan perlindungan. Jadi, kalau bukan saudara-saudara di Malaysia dan Indonesia kepada siapa lagi? Paling tidak, bantulah dengan doa" kata beliau dengan sayu. Allahu Rabbi.. dimanakah kami?
Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Suhaimi (17th) salah satu korban konflik thailand selatan yang terkena bom tahun 2009. Saat itu usianya 7 tahun. 


Perjalanan kali ini memang bukan perjalanan biasa yang selama ini aku jalani, yaitu biasanya dengan seminar atau pelatihan. Namun kali ini perjalanan mencari "obat" dan menemukan sesuatu yang hilang. Perjalanan yang dimulai dengan tangisan, saat berlangsung dan setelah pulang dari tempat tersebut, emosiku memang diaduk tak karuan. Bagaimana mungkin aku tidak tahu penderitaan saudara muslim di Selatan Thailand? Astaghfirullah..


Catatan Perjuangan di Thailand Selatan
Berbagi bersama kawan yatim yang ada di Kampung Seto, Yala, Thailand Selatan

Rabb..
Ini tulisan yang sangat sederhana yang bisa saya tuliskan sebagai bentuk tanggung jawab saya dalam berbagi ilmu dan pengalaman yang saya peroleh mengenai perjuangan dan luka saudara muslim yang ada di Thailand Selatan. Semoga tulisan ini memberi informasi bagi teman-teman pembaca sekalian dan tak lupa menyelipkan doa-doa untuk saudara kita disana. Jika bukan kita selaku muslim terbesar di dunia, lalu sama siapa lagi hendak mereka meminta pertolongan? Sekali lagi, terima kasih telah membacanya, mari menebarkan kebaikan ke seluruh dunia. Terima kasih yang sangat istimewa kepada kawan-kawan Road To Jannah atas kesempatan belajar di Selatan Thailand ini , tanpa kalian.. saya tak akan berapa besar perjuangan saudara kita disana. Semoga kelak Allah satukan hati kita selalu dengan Islam dan dikumpulkan di Syurga-Nya. Aamiin Allahumma Aamiin. (NM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekreasi Murah Keliling Sidamanik Dan Tarutung Sumatera Utara

Ketika kepenatan melanda yang membuat kerutan di kening semakin mengerut dan hati terasa tak pernah cukup barangkali kita butuh rekreasi sejenak. Menyatu bersama alam sembari merefleksi diri mengenai hidup ini. Mungkin kita terlalu memaksa diri terjebak dalam rutinitas padahal rekreasi  juga diperlukan. Rekreasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali rohani dan jasmani kita agar kembali bersemangat dalam beraktifitas sehari-hari. Umumnya jenis rekreasi diantaranya pariwisata, olahraga, permainan dan melakukan hobi.
Menurut Psikolog, rekreasi diperlukan bagi manusia diantaranya yaitu melepas ketegangan dan stress, memiliki umur yang panjang karena tidak mudah stress sehingga penyakit kronis tidak datang, menambah pengetahuan sehingga mengurangi kecenderungan pikun pada usia 60 tahun keatas. Selain itu rekreasi juga membuat waktu berkualitas, membuat kenangan indah bersama dan mempererat hubungan pertemanan semakin erat.

Oleh karena itu, kali ini saya mengajak kawan-…

Mengatur Waktu Tilawah, Muroja'ah dan Hafalan

Menulis dengan judul diatas bagi pemula seperti saya pastilah tulisan ini jauh dari sempurna karena keterbatasan ilmu dan pengalaman. Tetapi Allah memberi saya kemampuan menulis, jadi saya ingin menulis yang bermanfaat sedikit demi sedikit.
Kadangkala kita merasa bahwa kesibukan kita terlalu banyak sehingga sulit sekali melakukan tilawah, murojaah dan menambah hafalan. Tetapi diluar sana banyak yang juga kesibukannya luar biasa tapi kok bisa melakukan tiga aktifitas dengan Alquran ya. Bahkan sampai punya motto : apapun profesimu, kau wajib menjadi penghafal Al-quran. Berat? Insya Allah enggak, selama niat, kerja keras dan manajemen waktu yang tepat.
Setiap orang punya metode masing-masing dalam penerapannya. Jangan fokus pada metode tapi fokus dalam pembiasaan. Pembiasaan tilawah setiap hari, murojaah setiap hari dan nambah hafalan setiap hari. Satu lagi, jangan fokus seberapa banyak tapi seberapa lama waktu kita bersama Al-quran.
Atur waktu menjadi 3 bagian. Misalnya pagi adalah wak…

Ragam Wisata di Meulaboh Aceh Barat

Meulaboh adalah Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat yang terletak disalah satu kabupaten di Provinsi Aceh. Letak geografis Meulaboh sangat strategis, merupakan salah satu kota teramai di barat selatan Aceh yang rata-rata mata pencaharian penduduknya adalah berdagang dan jasa. 
Meulaboh juga merupakan salah satu kota terparah yang terkena bencana Tsunami Aceh tahun 2004 lalu. Bukan hanya menghabiskan banyak bangunan fisik namun juga ribuan nyawa melayang dalam sekejap. Namun hampir sebelas tahun sudah Tsunami berlalu, pemerintah dan masyarakat Aceh Barat khususnya mulai bangkit kembali. Terlihat dengan banyaknya program-program pemerintah yang fokus kepada   pembangunan fisik maupun sumber daya manusia. Pembangunan jalan sudah luas membentang, masjid-masjid berdiri gagah disepanjang jalan, sport center luas akan dibangun, kampus-kampus banyak sekali yang sudah terakreditasi negeri, jembatan-jembatan mulai tertata dengan baik dan tentu dengan pantai memukau yang ada di kota pesisir ini.
Jika…