Enter your keyword

Jumat, 12 Februari 2016

Rekreasi Murah Keliling Sidamanik Dan Tarutung Sumatera Utara

Ketika kepenatan melanda yang membuat kerutan di kening semakin mengerut dan hati terasa tak pernah cukup barangkali kita butuh rekreasi sejenak. Menyatu bersama alam sembari merefleksi diri mengenai hidup ini. Mungkin kita terlalu memaksa diri terjebak dalam rutinitas padahal rekreasi  juga diperlukan. Rekreasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali rohani dan jasmani kita agar kembali bersemangat dalam beraktifitas sehari-hari. Umumnya jenis rekreasi diantaranya pariwisata, olahraga, permainan dan melakukan hobi.

Menurut Psikolog, rekreasi diperlukan bagi manusia diantaranya yaitu melepas ketegangan dan stress, memiliki umur yang panjang karena tidak mudah stress sehingga penyakit kronis tidak datang, menambah pengetahuan sehingga mengurangi kecenderungan pikun pada usia 60 tahun keatas. Selain itu rekreasi juga membuat waktu berkualitas, membuat kenangan indah bersama dan mempererat hubungan pertemanan semakin erat.

Rekreasi di Sidamanik dan Tarutung
Salah satu manfaat rekreasi yaitu agar tidak stress

Oleh karena itu, kali ini saya mengajak kawan-kawan untuk tidak perlu khawatir melakukan rekreasi bahagia dengan budget yang murah. Kita bisa memaksimalkan keuangan yang kita miliki  dengan tempat-tempat yang bisa kita jangkau. Subtansi yang mau kita capai dari rekreasi adalah bagaimana kepenatan raga itu hilang dan hati bahagia bukan hanya sekedar jalan-jalan menghaburkan banyak uang. Untuk apa berkeliling jauh, selesai perjalanan malah membuat kita lelah dan stress memikirkan keuangan yang tak terkendali karena jalan-jalan kita yang tak seberapa kita nikmati lebih baik melakukan perjalanan sesuai kondisi diri dan keuangan kita, agar ending rekreasinya  happy.

Nah berikut pengalaman perjalanan saya dengan tim yang berjumlah 9 orang dengan uang Rp 150.000 per orang,- kami bisa mengelilingi  dua kota ini yaitu Sidamanik dan Tarutung selama 3 hari. Budget tersebut sudah include makan, penginapan dan minyak mobil pulang pergi Siantar -Tarutung - Medan. Murah ya? Iya, karena perjalanannya ala backpackeran dan tidak berlebihan.

Dalam hal logistik kami membawa nasi dan lauknya untuk sekali makan di perjalanan, cara ini menghemat keuangan. Kadangkala di perjalanan kita tidak tahu berapa harga sebungkus nasi. Beruntung jika murah, kalau tidak murah ya buntung. Sementara untuk penginapan di kedua tempat ini kami menginap di rumah teman yang berada di kedua tempat tersebut. Selain murah tentu pihak orang tua si kawan tidak membiarkan kami kelaparan hehehe. Jadi masalah penginapan dan makan sudah teratasi dan pengeluaranpun berkurang, kami bisa menikmati pesona alam Pematang Sidamanik dan Tarutung dengan tenang.

Mau tahu tentang pesona  alam Siantar Sidamanik dan Tarutung lebih lengkap? Yok cekidot!!

Pematang Sidamanik

Siantar atau Pematang Siantar adalah Ibu Kota Kabupaten Simalungun di Provinsi Sumatera Utara. Siantar merupakan kota kedua terbesar setelah Medan. Kota Siantar berjarak 128 KM dari Medan dan 50 KM dari Parapat sering menjadi tempat persinggahan para wisatawan yang hendak ke Danau Toba. Mengenai Siantar, apa yang kamu bayangkan dengan kota ini? Barangkali hamparan kebun teh dan roti ganda khas Siantar merupakan bagian yang kamu pikirkan, begitu juga dengan saya.

Namun kali ini kami tidak menelusuri Pematang Siantar tetapi salah satu kecamatan yang bernama Pematang Sidamanik. Pematang Sidamanik adalah salah satu kecamatan tempat perkebunan teh terhampar luas. Selain kebun teh, ternyata ada dua air terjun yang berdekatan dan mudah kamu lalui karena berada satu jalur. Jadi, jika ke Sidamanik kamu tidak hanya ke kebun teh, tetapi juga bisa ke Air Terjun Simata Uting dan Air Terjun Bah Biak.  Ibarat pepatah, sekali dayung dua tiga pulau terlampaukan. Yok kesini!!

Air Terjun Simata Uting

Air Terjun Simata Uting Yang Jernih
Air Terjun Simata Uting yang jernih
Air terjun ini Simata Uting ini tidak terlalu luas namun mempunyai air yang jernih dan bening. Biaya masuk ketempat wisata ini gratis alias tidak dipungut biaya apapun. Kamu bisa menikmatinya sepuas hati tanpa batasan waktu. Hanya saja tempat ini kurang terawat karena tidak ada tong sampah. Jika kamu kesini, jangan lupa sampahnya jangan dibuang sembarangan dan lebih baik lagi jika sampahnya kamu bawa pulang. Di Air Terjun Simata Uting kamu juga bisa menikmati beberapa fasilitas yaitu mushola, toilet dan kantin yang menjual makanan.

Kebun Teh Sidamanik Bah Butong

Kebun Teh Sidamanik ini merupan ikon kota Pematang Sidamanik. Sebagian dari kita pasti membayangkan Siantar dengan hamparan daun the yang membentang luas. Tidak salah, Kebun Teh Sidamanik memang sudah terkenal oleh masyarakat luas.
Kebun Teh Sidamanik Bah Butong merupakan kebun teh yang di dalam perkebunan oleh PT Perkebunan Nusantara IV. Untuk sekedar berphoto dalam hamparan teh kamu tidak dikenai biaya apapun alias gratis.


Kebun Teh Sidamanik
Kebun Teh Sidamanik yang terhampar luas

Air Terjun Bah Biak Sidamanik

Air Terjun Bah Biak ini tidak terlalu jauh dari Kebun Teh Bah Butong, kira-kira 30 menit dari kebun teh tersebut. Untuk mencapai air Terjun Bah Biak kamu harus sabar menaiki tangga satu persatu demi menikmati dinginnya air terjun ini. Tangganya tidak terlalu ekstrem kok. Air terjunnya tidak terlalu tinggi namun terlihat keren, kamu bisa menikmati air terjun ini layaknya shower sendiri. Hehehe.

Air Terjun Bah Biak Sidamanik
Air Terjun Bah Biak Sidamanik

Di lokasi air terjun Bah Biak ada kedai-kedai kecil yang menjual makanan, cendramata dan teh khas Sidamanik dengan kisaran harga yang masih tergolong murah. Misalnya Teh Sidamanik per kotak hanya dijual dengan harga Rp 15.000,- Kamu bisa membeli teh ini sebagai ole-ole untuk keluarga, saudara dan teman yang menyukai teh.

Air Terjun Bah Biak Sidamanik
Kedai kecil di Air Terjun Bah Biak Sidamanik

Oh iya untuk memasuki wisata Air Terjun Bah Biak ini kamu dikenai retribusi sebesar RP 1.000,- per orang. Sebelumnya tidak ada retribusi memasuki tempat wisata ini, namun karena ada beberapa fasilitas yang harus dibangun seperti toilet, tempat mandi dan sebagainya makanya setiap pengunjung dikenai biaya seribu rupiah untuk membantu pembangunan wisata ini.

Saya bersama tim singet hanya menjelajahi ketiga tempat tersebut selain karena keterbatasan waktu di siantar hanya sehari, ketiga tempat tersebut saling berdekatan dan mudah diakses.

Selesai di Pematang Sidamanik, kami melaju ke Kota Tarutung Tapanuli Utara. Berikut mengenai Kota Tarutung dan pesona alamnya.

Tarutung

Tarutung adalah Kota Kecamatan yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Meskipun Kota ini termasuk kota kecil di Tapanuli Utara, namun kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Tapanuli Utara. Tarutung adalah sebutan untuk buah durian dalam Bahasa Batak yang merupakan ikon Kota Tarutung.

Saat ini Tarutung dijabat oleh Bupati yaitu Bapak Nixon Nababan. Tarutung bukan hanya sekedar kota kecil namun juga kota rohani bagi umat kristiani. Kota kecil dengan pemandangan hijau serta udara yang sejuk merupakan kota yang wajib kamu kunjungi. Selain wisata murah, masyarakat Tarutung juga terkenal ramah dan  sangat toleransi dalam kehidupan beragama. 

Selain itu Penginapan di Tarutung juga tidak terlalu mahal bagi kamu yang mempunyai budget pas-pasan. Kisaran harga hotel maupun penginapan sekitar Rp 60.000,- sampai dengan Rp 200.000,- masih tergolong murah kan? Jika kamu kesusahan dalam hal penginapan, kamu bisa membawa tenda kecil lalu mendirikannya di sepanjang sungai di tepi jembatan Tarutung atau bisa juga menginap di SPBU terdekat hehehe

Pohon Durian “Tarutung” The Legend 1877 

Pohon Durian Tarutung Tapanuli Utara
Pohon Durian Tarutung yang melegenda sejak tahun 1877
Tidak lengkap rasanya mengelilingi Tarutung jika tidak melihat langsung pohon Tarutung yang menjadi legenda kota kecil ini. Pohon Tarutung yang diyakini sebagai asal mula Rura Silundang berubah nama menjadi Tarutung. Pohon Durian ini konon telah ada sejak tahun 1877 dan saat ini berusia 139 tahun. Meskipun sudah berusia ratusan tahun, pohon durian ini masih berdiri dengan gagah dan masih menghasilkan buah yang lebat dan beberapa masyarakat menunggu buah durian ini jatuh dibawahnya. Jika kamu ke Tarutung jangan lupa menikmati buah tarutung. Buah Tarutung disana lumanyan murah dengan kisaran harganya Rp 15.000,-per buah.

Sopo Partungkoan Tarutung 

Sopo Partungkoan Tarutung
Sopo Partungkoan merupakan Gedung Kesenian Tarutung
Sopo Partokoan merupakan Gedung kesenian Tarutung dan bentuknya hampir mirip dengan rumah adat Tarutung. Sopo Partungkoan diapit oleh 2 gedung pemerintahan, sebelah kanan terdapat gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Tarutung dan sebelah kiri terdapat Gedung Badan Kepegawaian. Gedung kesenian ini terletak tidak jauh dari Pohon durian yang menjadi legenda Kota Tarutung. Dari pohon legenda tersebut kamu bisa langsung melihat dibawahnya gedung kesenia yang berwarna khas batak ini.

Pemandian Air Soda Parbubu Tarutung

Air Soda Parbubu atau Aek Rara merupakan salah satu obyek wisata Tarutung yang terletak di desa Parbubu. Pemandian ini tidak terlalu luas namun selalu dikunjungi oleh banyak pengunjung dan letaknya tidak jauh yaitu hanya berjarak 1 KM dari Kota Tarutung. Pemandian air soda yang terkenal di tarutung ini ternyata hanya ada 2 di dunia, satu di Desa Parbubu Tarutung dan satu lagi terletak di Benua Amerika tepatnya di Veneuzela.

Pemandian Air Soda Parbubu Tarutung
Pemandian Air Soda Parbubu Tarutung
Sensasi air soda yang bergelembung-gelembung dan tentu baik untuk kesehatan seperti membuat kulit halus dan badan terasa ringan ini wajib kamu nikmati meskipun harus berdesakan dengan pengunjung lainnya. Selama mandi disini, kamu tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor atau yang dilarang karena ini hal yang tabu dilakukan selama mandi di pemandian air soda ini.

Air Soda Parbubu Tarutung
Pemandangan Air Soda Aek Rara Parbubu Tarutung
Sembari mandi dengan Air Soda yang tidak berbayar ini, di depan pemandian tersebut kamu langsung dapat melihat pesona bukit dan gunung yang mengapit Kota Tarutung. Pemandangan langka ini tidak akan kamu dapatkan di kota-kota, maka sudah seharusnya kamu mengepak barangmu dan rekreasilah kesini.

Wisata Rohani Salib Kasih Siatas Barita Tarutung

Salib Kasih di Siatas Barita Tarutung
Salib Kasih di Siatas Barita Tarutung
Wisata Rohani Salib Kasih ini terletak di desa Siatas Barita Kecamatan Tarutung. Tempat wisata ini terbuka untuk siapapun, bukan hanya untuk umat kristiani. Disini kamu bisa mempelajari sejarah penyebaran agama kristen di Tanah Batak ini yang dilakukan oleh misionaris bernama Dr Ludwig Ingwer Nommensen. “ Ya Tuhan, hidup atau mati biarlah aku berada ditengah Bangsa Batak ini untuk menyebarkan Firman dan kerajaan Mu” kalimat tersebut adalah ucapan Dr Nommensen yang membuktikan keteguhan hatinya menyebarkan agama nasrani di Tanah Batak dan menutup usianya yang ke 84 tahun pada tahun 1918. Untuk menghormati perjuangan Nommensen maka dibangunlah Wisata Rohani Salib Kasih ini yang di dalamnya juga ada sebuah patung bernama Patung Nommensen.
Patung Nommensen Salib Kasih Tarutung
Patung Nommensen ditempat Wisata Salib Kasih Tarutung

Untuk menuju salib kasih ini kamu harus bersabar meniti tangga satu persatu dan disepanjang jalan menuju tangga ada firman yang diambil dari kitab injil. Ada yang mengatakan untuk menuju salib kasih harus melewati 1000 tangga, namun ternyata itu adalah perumpamaan. Sepanjang jalan menuju salib kasih kamu bisa menikmati pemandangan hijau pohon cemara yang berjejaran indah, tempat duduk maupun gazebo untuk mengistirahatkan kakimu yang mungkin kelelahan mendaki dan tentu sepanjang jalan juga ada tong sampah dan toilet.

Jalan Menuju Salib Kasih Siatas Barita
Jalan Menuju Salib Kasih Siatas Barita Tarutung
Gazebo Istirahat di Salib Kasih Siatas Barita Tarutung
Gazebo Istirahat di Salib Kasih Siatas Barita Tarutung



Meskipun terbuka untuk semua kalangan, di tempat wisata Salib Kasih ini ada ruang khusus berdoa yang hanya boleh dimasuki oleh pemeluk Nasrani. Tempat wisata ini ramai dikunjungi saat hari libur dan digunakan juga dalam perayaan Natal, kebaktian dan acara keagamaan Nasrani lainnya.

Ruang khusus untuk berdoa di Salib Kasih Siatas Barita Tarutung
Ruang khusus untuk berdoa di Salib Kasih Siatas Barita Tarutung

Persis di depan Palang Salib Kasih kamu bisa menikmati langsung view keren kota kecil Tarutung. Kamu tidak akan menyesal bersusah payah mendaki ke puncak untuk melihat Salib Kasih yang berukuran 31 Meter ini. Hanya dengan mengeluarkan uang Rp 3.000,- kamu bisa menikmati segala fasilitas dan keindahan Wisata Rohani Salib Kasih.

View depan Salib Kasih Siatas Barita Tarutung
View depan Salib Kasih Siatas Barita Tarutung

Pemandian Air Belerang Sipoholon

Meskipun dingin, Kota Tarutung mempunyai beberapa titik air belerang panas yang menghangatkan tubuhmu. Salah satu tempat pemandian belerang yang ada di Tarutung adalah Air Belerang Sipoholon. Pemandian Air Belerang Sipaholon ini terbuka untuk umum dan 24 jam.

Pemandian Belerang Sipoholon Tarutung
Pemandian Belerang Sipoholon Tarutung

Pemandangan Belerang seperti salju panas persis seperti salju di Negara Eropa sana. Namun disini salju nya panas dan panasnya berkisar 55-56 derajat celcius. Air Belerang Sipoholon ini mengalir jernih langsung dari gunung yang berada di belakang rumah tempat pemandian.  

Untuk memasuki pemandian panas ini kamu hanya mengeluarkan uang Rp 5.000,- Murah sekali bukan? Jangan lupa mandi belerang disini, air belerang mampu membuat kulitmu sehat dan mengobati berbagai penyakit kulit.

Jembatan Rambing Situmandi

Jembatan di Tarutung
Jembatan di Sekitar Goa Natumandi Tarutung
Bagi kamu pencinta jembatan, Tarutung memiliki berbagai jembatan penghubung maupun sebagai  tempat rekreasi. Kali ini bisa menikmati jembatan penghubung yang masih layak dilewati di sekitar Goa Natumandi Boru Hutabarat. Jembatan ini sebagai penghubung desa yang satu dengan desa lainnya. Untuk menikmati pemandangan indah dan derasnya air sungai dibawah jembatan, kamu bisa bersantai ria disini tanpa harus membayar.
Alam Tarutung Sumatera Utara
Pemandangan sawah di sepanjang jalan menuju Goa Natumandi Boru Hutabarat

Goa Natumandi Boru Hutabarat

Goa Natumandi Boru Hutabarat terletak di Desa Hutabarat Banjar Nauli yang merupakan di pinggiran Kota Tarutung. Goa Natumandi Boru Hutabarat merupkan goa legenda masyarakat tarutung mengenai salah satu putri yang bernama boru hutabarat. Menurut masyarakat setempat, Goa ini tidak boleh dimasuki karena di dalam goa tersebut ada ular yang menjaga sang putri.

Liang Goa Natumandi Boru Hutabarat
Liang Goa Natumandi Boru Hutabarat

Untuk melihat Goa Natumandi Hutabarat ini tidak perlu membayar. Kamu bisa menikmati secara gratis dan yang paling menyenangkan sepanjang jalan menuju goa, kamu akan melihat pemandangan sawah hijau penduduk yang menyejukkan mata.

Well, Perjalanan ini sangat menyenangkan karena kebersamaan tim dan tentu anggaran yang bisa diminimalisir. Jika kepenatan menguasai hidupmu, segeralah rekreasi. Rekreasi itu seperti charger energi agar kembali bersemangat dalam beraktifitas sehari-hari. Selamat berekreasi ria dan membahagiakan diri (NM)


6 komentar:

  1. Selamat datang mbak di Kota Tarutung. Tulisan mbak, membangkinkan kenangan saya akan kampung halaman tarutung. Kebetulan Boru Na Tumandi masih satu garis keturunan dengan saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah,mbaknya masih satu garis keturunan dengan Boru Natumandi. Terima kasih mbak. semoga tulisan ini menjadi obat rindu atas kenangan mbak ya. salam kenal mbak :)

      Hapus
  2. Cantik foto yang di air panas sipoho;on itu ya,kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. cantik dek, karena efek model itu dek hehehe

      Hapus
  3. ulasan yang menarik kak. selamat datang di kota kecil kami, kota Tarutung.

    BalasHapus
  4. Wah, masih banyak wisata di siantar yang belum terkunjunggi, muda2han selanjutnya bisa berkunjung ke tempat wisata yang belum sempat dikunjungi

    BalasHapus